Senin, 21 Maret 2011

Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa

Belum banyak penelitian yang mengkaji Ilmu Komunikasi Lintas Budaya (KLB). Padahal, jika penguasaan KLB sudah baik, setiap permasalahan akan terselesaikan dengan mediasi komunikasi tanpa kekerasan.

“Semakin paham budaya lain, manusia akan lebih mengedepankan nonviolent communication,” tutur Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran Suwandi Sumartias, seusai acara Bedah Buku “Komunikasi Lintas Budaya: Pemikiran, Perjalanan, dan Khayalan”, karya Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. , di Ruang Oemi Abdurachman Kampus Fikom Unpad.

Dalam konteks nasional, kata dia, KLB dapat menjadi alat pemersatu bangsa Indonesia. Dengan beragam suku, agama, dan ras di Indonesia, perlu adanya komunikasi sebagai simpul pengikat untuk membangun kesatuan.

“Untuk dapat menghadapi budaya asing, kita harus menguatkan dulu budaya negara kita,” ucap Suwandi.
Kajian ilmu komunikasi tersebut tidak hanya berlaku dalam mengelaborasikan perbedaan di Indonesia saja. Ia menambahkan, KLB juga dapat meningkatkan posisi tawar kita saat menghadapi budaya asing.
Sementara itu, Deddy Mulyana mengatakan, dibutuhkan pemahaman dan rasa empati dari setiap individu untuk dapat memahami kebudayaan lain. Buku yang sengaja dibuat inkonvensional itu dibuat untuk merangsang para pembaca dari berbagai kalangan, agar dapat memahami budaya lain dan mampu menghadapinya dengan komunikasi yang efektif.
“Dengan empati, kita akan memahami budaya lain dan tidak terjerumus ke dalam interpretasi dan penilaian yang sepihak terhadap perbedaan budaya lain,” ujar Deddy, yang juga merupakan Dekan Fikom Unpad itu.


Sejak dahulu, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang multikultural dan sekaligus juga multilingual. Hal ini berarti bahwa setiap suku atau kelompok etnik mempunyai tradisi dan kebudayaan sendiri, termasuk keanekaan bahasanya. Bahasa-bahasa kelompok etnik tersebut, atau lebih dikenal sebagai bahasa daerah, selain dituturkan dan didukung oleh jumlah kelompok penutur yang sangat variatif, juga memiliki wilayah yang tersebar luas.

Tersebarnya bahasa daerah tertentu ke wilayah lain di Nusantara tentunya memungkinkan terjadinya persaingan antarbahasa daerah tersebut. Hal ini perlu disikapi secara serius oleh para pengambil kebijakan, dalam hal ini pemerintah. Kalau dibiarkan pergesekan antarbahasa daerah tersebut, dikhawatirkan akan menjadi pemicu disintegrasi bangsa. Apalagi wilayah Indonesia memiliki banyak pulau dan memiliki banyak ragam budaya, hal ini tentunya akan berimbas kepada persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk mempersatukan bangsa yang berbeda-beda budaya, salah satunya adalah dengan bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia hingga kini menjadi perisai pemersatu bangsa. Sampai saat ini, bahasa Indonesia belum pernah dijadikan sumber permasalahan oleh masyarakat pemakainya yang berasal dari berbagai ragam suku dan daerah. Hal ini dapat terjadi, karena bahasa Indonesia dapat menempatkan dirinya sebagai sarana komunikasi efektif, berdampingan dan bersama-sama dengan bahasa daerah yang ada di Nusantara dalam mengembangkan dan melancarkan berbagai aspek kehidupan dan kebudayaan. Hal ini pulalah yang menjadikan bahasa Indonesia sebagai sarana pertahanan bangsa dari ancaman disintegrasi.

Bahasa yang masih hidup akan senantiasa mengalami perubahan, termasuk bahasa
Indonesia. Perubahan itu sejalan dengan perubahan yang terjadi di masyarakat penuturnya dan juga karena kebutuhan masyarakat terhadap bahasa yang bersangkutan. Selain itu, luas wilayah pemakaian bahasa Indonesia yang tersebar di pulau-pulau yang secara geografis terpisahkan oleh laut memungkinkan terjadinya perubahan-perubahan di tiap-tiap daerah. Oleh karena itu, perlu diadakan upaya pembinaan dan pengembangan bahasa yang berkesinambungan.

Pernyatan tekad membina sikap positif terhadap bahasa Indonesia sering kita dengar, lebih-lebih pada bulan Oktober yang dikenal sebagai Bulan Bahasa. Pemakaian bahasa Indonesia yang tertib dan teratur perlu dibina terus agar bahasa Indonesia menjadi bahasa yang diperhitungkan dunia.

Salah satu bentuk pembinaan terhadap bahasa Indonesia adalah dengan menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia. Upaya untuk membina sikap positif terhadap bahasa Indonesia dilakukan dengan jalur media masssa dan jalur kepemimpinan. Pembinaan bahasa Indonesia dilakukan melalui jalur media massa karena jangkauannya sangat luas. Kemudian, jalur kepemimpinan dapat pula dilakukan sebagai salah satu alternatif membina sikap positif terhadap bahasa Indonesia karena pemimpin merupakan panutan masyarakat.

Pengembangan bahasa Indonesia dilakukan melalui pemekaran kosakata. Pemekaran
kosakata yang paling penting adalah dengan menggali potensi kosakata dari bahasa serumpun, dalam hal ini adalah bahasa daerah yang tersebar di seluruh Nusantara. Dengan demikian, setiap keunggulan bahasa lokal akan menempati porsinya dalam membangun bahasa Indonesia yang merupakan bahasa persatuan. Dengan bersatunya seluruh wilayah Nusantara melalui sarana bahasa nasional, mudah-mudahan pertahanan bangsa akan semakin kokoh.

Sumber : http://deeyandnacuamiq.blogspot.com/2011/02/budaya-sebagai-pemersatu-bangsa.html

Selasa, 01 Maret 2011

KETAHANAN NASIONAL

Pengertian ketahanan nasional

kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadang-kadang membahayakan keselamatannya. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan, keuletan, dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional.
Kondisi atau situasi dan juga bisa dikatakan sikon bangsa kita ini selalu berubah-ubah tidak statik. Ancaman yang dihadapi juga tidak sama, baik jenisnya maupun besarnya. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan, sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional.
Kata ketahanan nasional telah sering kita dengar disurat kabar atau sumber-sumber lainnya. Mungkin juga kita sudah memperoleh gambarannya.
Untuk mengetahui ketahanan nasional, sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa, yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.
Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan, keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar.

KETAHANAN NASIONAL INDONESIA

1. Perkembangan Ketahanan Nasional
Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasianal. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Pada saat itu istilah itu belum diberi devenisi tertentu. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan ter itorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya.
Walaupun banyak instansi maupun perorangan pada waktu itu menggunakan istilah ketahanan nasional, namun lembaga yang secara serius dan terus-menerus mempelajari dan membahas masalah ketahanan nasional adalah lembaga pertahanan nasional atau lemhanas. Sejak Lemhanas didirikan pada tahun 1965, maka masalah ketahanan nasional selalu memperoleh perhatian yang besar.
Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang, telah dihasilkan tiga konsepsi.Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas, yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut :
Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia.
Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu :
Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia.
Ketahanan nasional merupakan kodisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguahan, yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional,didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan, ancaman ,hambatan, serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas,identitas , kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional.
Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu, maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut :
a. Perumusan 1972 bersifat universal, dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain, terutama di Negara-negara yang sedang berkembang.
b. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi, sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional.
c. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan , maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan, yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah.
d. Secara lengkap dicantumkan tantangan, ancaman , hambatan, serta ganguan.
e. Kelangsungan hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas, dan kelangsungan hidup.
Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Jendral Suharto di depan siding DPR tanggal 16 Agustus 1975, dikatakan bahwa ketahanan nsional adalah tingkat keadaan dan keuletan dan ketangguhan bahwa Indonesia dalam menghimpun dan mengarahkan kesungguhan kemampuan nasional yang ada sehingga merupakan kekuatan nasional yang mampu dan sanggup menghadapi setiap ancaman d an tantangan terhadap keutuhanan maupun kepribadian bangsa dan mempertahankan kehidupan dabn kelangsungan cita-citanya.
Karena keadaan selalu berkembang serta bahaya dan tantangan selalu berubah, maka ketahanan nasional itu juga harus dikembangkan dan dibina agar memadai dengan perkembangan keadaan. Karena itu ketahanan nasional itu bersift dinamis, bukan statis.
Ikhtiar untuk mewujudkan ketahanan nasional yang kokoh ini bukanlah hl baru bagi kita. Tetapiu pembinaan dan peningkatannya sesuai dengan kebutuhan kemampuan dan fasililitas yang tersedi pula.
Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan dipelgai bidang : ideology , poluitik, ekonomi , sosial budaya dan hankam, baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita.
2. Perwujudan Ketahanan Nasional Indonesia dalan Trigarta
Untuk memberi gambaran umum tentang Indonesia, marilah kita membahasas dahulu dar segi aspek-aspek alamiah atau Trigatra dengan mulai meninjau :
a. Aspek lokasi dan posisi Geografis Wilayah Indonesia
Jikalau kita melihat letak geografis wilayah Indonesia dalam peta dunia, maka akan nampak jelas bahwa wilayah Negara tersebut merupakan suatu kepulauan, yang menurut wujud kedalam, terdiri dari daerah air dengan ribuan pulau-pulau didalamnya. Yang dalam bahasa asing bisa disebut sebagai suatu archipelago kelvar, kepulauan itu merupakan suatu archipelago yang terletak antara benua Asia disebelah utara dan benua Australia disebelah selatan serta samudra Indonesia disebelah barat dan samudra pasifik disebelah timr.
Berhubungan letak geografis antara dua benua dan samudra yang penting itu, maka dikatakan bahwa Indonesia mempunyai suatu kedudukan geograpis ditengah tengah jalan lalu lintas silang dunia. Karena kedudukannya yagn strategis itu, dipandang dari tiga segi kesejahtraan dibidang politik, ekonomi dan sosial budaya Indonesia telah banyak mengalami pertemuan dengan pengaruh pihak asing (akulturasi).
Menurut catatan Indonesia terdiri dari wilayah lautan dengan 13.667 pulau besar dan kecil, diperkirakan 3.000 pulau diantaranya yang dialami penduduk.
Luas pulau-pulau diperkirakn 735.000 mil persegi, sedangkn luas perairannya ditaksir 3 sampai 4 kali luas tanah (pulau-pulau). Jarak antara ujung barat sampai ujung timur adalah kira-kira 3.200 mil, secara geografis kepulauan Indonesia dapat dibagi 4 kelompok pulau-pulau ialah :
1) Sunda besar yang terdiri dari pulau sumtra, jawa , kalimntan , dan sulwesi.
2) Sunda kecil yang dikenal sebagai nusa tenggara.
3) Maluku, yang terdiri dari pulau-pulau diantara Sulawesi dan Irian Jaya.
4) Irian jaya.
b. Aspek Keadaan dan Sumber-sumber Kekayaaan Alam
Telah dijelaskan, bahwa sumber-sumber alam terdapat diatmosfir ,dipermukaan bumi temasuk laut dn perairan dan didalam bumi. Karena itu sumber-sumbe alam sesungguhnya mempunyai arti yang sangat luas apalagi dimna Indonesia terkenal sebagai Negara yang mempunyai sumber-sumber alam yang dapat dikatakan berlimpah-limpah.
Sebagai gambaran umum, disini dibatasi pada sumber-sumber alam termasuk : sumber-sumber pelican atau mineral : sumber-sumber nabati atau flora dan sumber-sumber hewani atau fauna.
Untuk memulai dengan sumber-sumber pelican atau mineral dapat diutarakan, bahwa Indonesia mempunyai sumber-sumber mineral yang meliputi bahan-bahan galian, biji-bijian maupun bahan-bahan galian industri disamping sumber-sumber tenaga lain.

Perihal sumber nabati atau flora dapat dikemukakan bahwa di Indonesia telah ditemukan kira-kira 4000 jenis pohon-pohonan, kira-kira 1500 jenis paku-pakuan, dan kira-kira 5000 jenis anggrek. Adapula yang mengatakan (van stenis) bahwa disini terdapat 25000 jenis tumbuh-tumbuhan (angiospermas) dan jenis tumbuh-tumbuhan paku-pakuan (pteridopit). Diantara tumbuh-tumbuhan itu, yang memang berasal dari Inodonesia ada, tetapi adapula yang dimasukkan ke Indonesia dari luar.

c. Aspek Penduduk
sebagai gambaran umum mengenai penduduk di dindonesia akan dijelaskan soal-soal seperti berikut jumlah serta pembatasan penduduk distribusi secara geografis diseluruh Indonesia dan sebagai akibat sehubungan dengan pertambangan serta penyebaran dan komposisi penduduk.
Perihal jumlah serta pertambangan penduduk dapat diutarakan, bahwa menurut dugaan, wabah-wabah penyakit, kerusakan pohon,jumlah kematian yagn tinggi yang disertai dengan gangguan ketertiban dan keamanan umum, dalam abad XVIII, telah banyak menekan jumlah dan perkembangan penduduk, sehingga jumlah penduduk di jawa-madura diperkirakan hanya mencapai 5.000.000 jiwa, pada waktu itu. Bahan-bahan tentang keadaan penduduk diluar Jawa-Madura belum dikenal waktu itu, namun disanapun diduga jumlahanya ditekan ole keadaan-keadaan seperti tersebut diatas.

3. Perwujudan Tannas Indonesia Dalam Pancagatra
I. Ketahanan Nasional Dalam Bidang Ideologi adalah sebagai berikut
a. agar Pancasila dapat dihayati dan diamalkan secara baik maka ditetapkan oleh MPR RI ketetapan no II/MPR/1983 tanggal 22 Maret 1978 tentang pedoman penghayatan dan pengamalan pancasila (P4) atau yang kita kenal dengan eka prasetia pancakarsa yang artinya monoloyalitas/satu kesatuan terhadap lima kehendak

b. pedoman penghayatan dan pengamalan pancasila tidak merupakan tafsir pancasila sebagai dasar negara.

c. P4 merupakan penuntun dan pegangan hidup dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara bagi setiap warga negara Indonesia.
d. Pancasila telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara seperti tercantum dalam UUD. 1945
e. Untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara dan warga masyarakat.

II. Ketahanan Nasional Dalam Bidang Politik
a. tingkat ketahanan nasional dibidang politik ditentukan oleh kemampuan sistem politik yang dianut dalam menanggulangi segala bentuk tantangan dan ancaman yang ditujukan kepada kehidupan politik bangsa Indonesia
b. sistem demokrasi liberal, sistem pemerintahan yang relatif stabil dapat
bertahan selama bertahun-tahun, akan tetapi tidak menghasilkan pemerintahan yang stabil.
c. dekrit Presiden pada tang 5 Juli 1959 kembali ke UUD 1945 akan tetapi didalam kenyataannya kita melaksanakan demokrasi terpimpin yang mendekatkan “kediktatoran” hal ini bertentangan dengan jiwa pancasila.
d. Pada pemerintahan orde baru (sejak 1966) kita melaksanakan UUD kenegaraan tahun 1968 Presiden RI menjelaskan tentang demokrasi Pancasila yang hukum dasar telah diatur dalam UUD 1945.
III. Ketahanan Nasional di Bidang Ekonomi
Dalam melaksanakan kegiatan perekonomian negara kita pernah
Melaksanakan sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpimpin dengan deklarasi ekonomi. Akan tetapi kedua sistem ekonomi tersebut tidak mencapai sasaran karena kedua-duanya tidak berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Setelah sistem pemerintahan orde baru kita memakai sistem ekonomi pancasila. Pembangunan ekonomi yang berdasarkan pada demokrasi ekonomi menentukan bahwa masyarakat harus memegang peranan aktif dalam kegiatan pembangunan. Pembangunan itu mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas
kekeluargaan.
b. cabang-cabang produksi penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
c. bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
d. Sumber-sumber keuangan dan kekayaan negara digunakan dengan permufakatn lembaga-lembaga perwakilan rakyat, serta pengawasan terhadap kebijaksanaan ada pada lembaga lembaga tertentu.
e. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan dipekerjakan dan penghidupan yang layak.
f. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
g. Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh Negara.

KESIMPULAN

1. Ketahanan nasional adalah : kondisi dinamik suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan,serta gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan Negara
2. Perkembangan dan asas-asas konsepsi ketahanan nasional Indonesia.
i. Perjuangan dan kemampuan bangsa Indonesia
ii. Perkembangan konsepsi ketahanan nasional
iii. Asas-asas dan kebijaksanaan umum.
3. Perwujudan nasional dalam pancagatra
i. Ketahanan nasional dibidang ideologi,
ii. Ketahanan nasional dibidang politik,
iii. Ketahanan nasional dibidang ekonomi,
iv. Ketahanan nasional dibidang sosbud,
v. Ketahanan nasional dibidang pertahanan keamanan

Ketahanan nasional dianalisis berdasarkan pembidangan kehidupan nasional. Bangsa Indonesia membagi kehidupannya secara global kedalam delapan gatra. Trigatra mencakup unsur-unsur alam yang terdiri atas kondisi geografis negara, kekayaan alam, dan keadaan serta kemampuan penduduk. Aspek pancagatra mencakup unsur-unsur sosial yang meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hankam.

Senin, 28 Februari 2011

Wawasan Nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
Isi Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara mencakup :
1. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Politik, dalam arti :
a. Bahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup, dan kesatuan matra seluruh bangsa serta menjadi modal dan milik bersama bangsa.
b. Bahwa bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah serta memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya.
c. Bahwa secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa, dan setanah air, serta mempunyai tekad dalam mencapai cita-cita bangsa.
d. Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara yang melandasi, membimbing, dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya.
e. Bahwa kehidupan politik di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu kesatuan politik yang diselenggarakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
f. Bahwa seluruh Kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan sistem hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional.
g. Bahwa bangsa Indonesia yang hidup berdampingan dengan bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial melalui politik luar negeri bebas aktif serta diabdikan pada kepentingan nasional.
2. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu Kesatuan Ekonomi, dalam arti :
a. Bahwa kekayaan wilayah Nusantara baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa, dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air.
b. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya.
c. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Sosial dan Budaya, dalam arti :
a. Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu, perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan bangsa yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang, serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa.
b. Bahwa budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu, sedangkan corak ragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya bangsa seluruhnya, dengan tidak menolak nilai – nilai budaya lain yang tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa, yang hasil-hasilnya dapat dinikmati oleh bangsa.
Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Pertahanan Keamanan, dalam arti :
a. Bahwa ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakekatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara.
b. Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam rangka pembelaan negara dan bangsa.
Latar belakang
Falsafah pancasila
Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. Nilai-nilai tersebut adalah:
1. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
2. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
3. Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
Aspek kewilayahan nusantara
Pengaruh geografi merupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan aneka Sumber Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.
Aspek sosial budaya
Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda - beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar.
Aspek sejarah
Indonesia diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia.[2] Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri.[2] Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.[2]
Fungsi


Gambaran dari isi Deklarasi Djuanda
1. Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
2. Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
3. Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
4. Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga. Batasan dan tantangan negara Republik Indonesia adalah:
• Risalah sidang BPUPKI tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional. Dr. Soepomo menyatakan Indonesia meliputi batas Hindia Belanda, Muh. Yamin menyatakan Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Sunda Kecil, Borneo, Selebes, Maluku-Ambon, Semenanjung Melayu, Timor, Papua, Ir. Soekarno menyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
• Ordonantie (UU Belanda) 1939, yaitu penentuan lebar laut sepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garis air pasang surut atau countour pulau/darat. Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan, karena pada setiap wilayah laut terdapat laut bebas yang berada di luar wilayah yurisdiksi nasional.
• Deklarasi Juanda, 13 Desember 1957 merupakan pengumuman pemerintah RI tentang wilayah perairan negara RI, yang isinya:
1. Cara penarikan batas laut wilayah tidak lagi berdasarkan garis pasang surut (low water line), tetapi pada sistem penarikan garis lurus (straight base line) yang diukur dari garis yang menghubungkan titik - titik ujung yang terluar dari pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah RI.
2. Penentuan wilayah lebar laut dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut.
3. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) sebagai rezim Hukum Internasional, di mana batasan nusantara 200 mil yang diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia. Dengan adanya Deklarasi Juanda, secara yuridis formal, Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi.
Tujuan
Tujuan wawasan nusantara terdiri dari dua, yaitu:
1. Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial".
2. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia.
Implementasi
Kehidupan politik
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:
1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.
3. Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.
5. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.
Kehidupan ekonomi
1. Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisi khatulistiwa, wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. Oleh karena itu, implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian, dan perindustrian.
2. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. Oleh sebab itu, dengan adanya otonomi daerah dapat menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi.
3. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil.
Kehidupan sosial


Tari pendet dari Bali merupakan budaya Indonesia yang harus dilestarikan sebagai implementasi dalam kehidupan sosial.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial, yaitu :
1. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.
2. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.
Kehidupan pertahanan dan keamanan
Membangun TNI Profesional merupakan implementasi dalam kehidupan pertahanan keamanan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan, yaitu :
1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang menganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran.
2. Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.
3. Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia.

Referensi
1. http://syadiashare.com/wawasan-nusantara.html
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Wawasan_Nusantara
3. ^ a b Suradinata,Ermaya. (2005). Hukum Dasar Geopolitik dan Geostrategi dalam Kerangka Keutuhan NKRI.. Jakarta: Suara Bebas. Hal 12-14.
4. ^ a b c d e f Sunardi, R.M. (2004). Pembinaan Ketahanan Bangsa dalam Rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta:Kuaternita Adidarma. ISBN 979-98241-0-9,9789799824103.Hal 179-180.
5. ^ a b c d Alfandi, Widoyo. (2002). Reformasi Indonesia: Bahasan dari Sudut Pandang Geografi Politik dan Geopolitik. Yogyakarta:Gadjah Mada University. ISBN 979-420-516-8, 9789794205167.
6. ^ Hidayat, I. Mardiyono, Hidayat I.(1983). Geopolitik, Teori dan Strategi Politik dalam Hubungannya dengan Manusia, Ruang dan Sumber Daya Alam. Surabaya:Usaha Nasional.Hal 85-86.
7. ^ a b c Sumarsono, S, et.al. (2001). Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hal 12-17.

Minggu, 18 April 2010

SOP Bagian Keuangan Universitas Gunadarma

SOP merupakan pedoman kerja bagi setiap perusaahan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.

Secara garis umum, SOP terdiri atas :
1. Kebijakan Umum, terdiri dari :
a. Tujuan
b. Ruang Lingkup
c. Penanggung jawab
d. Hal-hal yang akan diatur dalam kebijakan yang bersangkutan

2. Prosedur
Prosedur biasanya berisi petunjuk pelaksaan operasional pekerjaan yang dilakukan.
Biasanya berupa urutan pekerjaan yang harus dilakukan dan lebih baik lagi jika dilengkapi dengan flow of document serta contoh-contoh format lampiran.

Berikut urutan SOP Bagian Keuangan Universitas Gunadarma :

PENGURUSAN UANG KULIAH PER SEMESTER
• Mengambil data – data Uang Kuliah Mahasiswa dari PSMA-Online.
• Mengecek uang kuliah untuk pengurusan sidang, cuti atau keluar
• Mencetak Blanko mahasiswa aktif, Blanko cuti, Blanko pembayaran BPP untuk mahasiswa yang melakukan pengulangan kelas.
• Melaksanakan pengembalian kelebihan uang Kuliah bagi Mahasiswa
• Membuat laporan bulanan

PENGHITUNGAN GAJI DOSEN / ASISTEN
• Mengumpulkan data jawdal pengajar di seluruh kampus Gunadarma
• Menerima data Asisten Laboratorium seluruh Fakultas
• Menerima data Asisten Kursus.
• Menerima data Pengawas Ujian
• Menerima data Penguji dan Pembimbing PI atau Skripsi.
• Membuat Laporan Gaji
• Membuat Slip Gaji Dosen
• Memproses pentransferan gaji

PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS
• Menerima anggrana bulanan dari pusat
• Mengeluarkan uang kas sesuai dengan permintaan.
• Membuat laporan kas harian, bulanan, dan tahun

Jumat, 02 April 2010

Sistem pembayaran pada wartel

Sistem pembayaran pada wartel menggunakan perhitungan waktu permenit, nominal yang harus dibayar permenit oleh pengguna wartel diatur oleh operator atau pemilik wartel. Tarif permenit dapat diatur berbeda-beda, yaitu untuk tarif lokal, interlokal dan handphone. Bila untuk satu menit untuk tarif lokal pengunaan telepon pada wartel diatur sebesar Rp. 500 maka untuk menelpon selama satu menit pengguna wartel harus membayar RP. 500 dan untuk waktu telepon dibawah satu menit pengguna wartel tetap harus membayar Rp. 500.


Biaya telepon permenit pengguna wartel dapat dilihat pada alat display lama waktu menelepon dan biaya menelepon yang ada di dalam KBU wartel. Display ini bertujuan agar pengguna wartel mengetahui berapa biaya yang harus dibayarkan selama menelepon.


Operator wartel dapat melihat biaya atau tarif telepon dari seluruh pengguna wartel pada layar monitor komputer yang terdapat pada operator wartel dan ketika ada salah satu pelanggan wartel selesai menelepon maka sistem yang terdapat pada operator wartel akan menghitung biaya yang harus dibayar pelanggan wartel. Jumlah biaya yang tertera pada display KBU wartel dan biaya yang tertera pada sistem pembayaran wartel yang terdapat pada operator wartel sudah pasti sama.



Untuk laporan pendapatan wartel dapat dilaporkan secara harian, mingguan atau perbulan. Kebijakan laporan pendapatan ditentukan sendiri oleh pemilik wartel. Laporan pendapatan dapat berupa printout atau dapat juga langsung dilihat rinciannya pada program yang digunakan di wartel yang bersangkutan.


Kamis, 25 Februari 2010

SISTEM PEMESANAN TIKET PESAWAT SECARA ONLINE PADA RESERVASIONLINE.COM

Reservasionline.com merupakan sistem sarana pemesanan secara online yang untuk sementara ini hanya dapat melayani reservasi/booking tiket pesawat terbang saja. Namun tidak menutup kemungkinan, bahwa di masa yang akan datang reservasionline.com dapat melayani reservasi/booking hotel, perjalanan darat, laut dan reservasi lainnya.

Keunggulan reservasionline adalah, customer dapat memesan tiket pesawat secara online dan realtime darimana saja dan kapan saja.

Reservasionline.com merupakan salah satu agent dari sebuah perusahaan travel yang ada di Surabaya.

Dengan memanfaatkan layanan / produk dari reservasionline.com customer juga mendapatkan harga diskon dari harga tiket pesawat yang telah di pesan. Harga yang harus dibayarkan tidak sama dengan penumpang lain yang memesan diluar reservasionline.com
Customer akan mendapatkan diskon sebesar 50% dari profit tiket dan bukan dari harga tiket. Jika harga tiket Rp.500.000,- dan profit reservasionline.com Rp. 50.000,- maka diskon yang didapatkan customer adalah Rp. 25.000,-.

Tiket pesawat terbang yang di jual oleh reservasionline.com adalah yang telah menggunakan eticket yaitu Batavia Airlines dan Mandala Airlines

Beberapa manfaat yang ditawarkan reservasionline.com

1. Anda mendapatkan harga diskon sebesar 50%
2. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
3. Data yang transparan langsung dari airline.
4. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
5. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
6. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
7. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.
8. Anda bisa mendirikan usaha penjualan tiket pesawat / travel agent dengan modal Rp. 0,-
9. Anda tidak perlu pergi ke mana-mana untuk melakukan reservasi / booking.
10. Proses reservasi dilakukan secara online tanpa menggunakan telepon.
11. Proses conform / kepastian berangkat bisa dilakukan melalui SMS.

Sistem pemesanan tiket ini hanya dapat digunakan apabila customer telah menjadi member dari reservasionline.com dan untuk dapat menjadi member dari reservasionline.com ini, dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut

1. Klik menu Pendaftaran GRATIS.
2. Isilah form pendaftaran online pada reservasionline.com dengan data-data anda dengan benar.
3. Setelah anda menekan tombol SUBMIT, maka anda akan di-redirect ke halaman aktifasi keanggotaan anda. Dan anda harus memasukkan kode aktifasi yang telah kami kirimkan ke email anda. Mohon periksa juga folder JUNK MAIL / BULK / SPAM dalam email anda karena seringkali email kami dimasukkan dalam folder tersebut.
4. Copy paste kode aktifasi yang ada dalam email anda ke dalam form aktifasi di member area anda.
5. Keanggotaan anda akan teraktifasi dalam hitungan detik jika anda memasukkan kode aktifasi dengan benar.

Setelah menjadi member. Maka customer akan dapat memanfaatkan sistem pemesanan pada reservasionline.com ini dengan cara

1. LOGIN ke sistem airline dengan menggunakan user id dan password yang telah disampaikan oleh reservasi online. Alamat URL sistem airline, user id dan password disampaikan dalam member area member. Sebaiknya sebelum member LOGIN ke sistem airline, anda terlebih dahulu LOGIN ke sistem reservasionline.com karena user id dan password airline akan mengalami pergantian secara berkala. URL airline bisa anda klik langsung dari member area anda di reservasionline.com, anda tidak perlu mengetiknya di address bar anda.
2. Lakukan reservasi secara online sesuai dengan petunjuk masing-masing airline yang telah disampaikan di member area.
3. Setelah anda mendapatkan kode booking / Print Number Reservation (PNR) dari airline, catat kode booking tersebut dan jangan sampai hilang.
4. Pastikan kepada penumpang anda tentang keberangkatannya, apakah jadi berangkat atau tidak?
5. Jika jadi berangkat, silahkan SMS-kan user id anda (user id reservasionline.com) dan kode booking ke admin reservasionline.com untuk melakukan ISSUED TIKET.
6. Admin reservasionline.com akan membalas SMS anda yang berisi total harga tiket setelah dikurangi diskon.
7. Lakukan transfer sejumlah harga tiket setelah diskon + kode unik ke rekening admin reservasionline.com. Kode unik akan digenerate oleh sistem reservasionline.com secara otomatis untuk mempermudah pelacakan transfer dari anda.
8. Lakukan SMS ke admin reservasionline.com untuk mengkonfirmasikan bahwa anda telah melakukan pembayaran / transfer.
9. Admin reservasionline.com akan mengecek transfer dari anda, melakukan issued tiket dan membalas SMS anda untuk memberitahukan bahwa tiket anda telah diissued.
10. LOGIN ke aistem airline untuk melakukan cetak ulang tiket.
11. Tiket bisa langsung anda cetak dan sampaikan kepada penumpang anda, dan penumpang bisa langsung terbang.

KELEMAHAN SISTEM RESERVASI ONLINE

Kelemahan dari sistem reservasionline.com ini adalah bila sistem keamanan yang digunakan dalam melakukan pengamanan di dalam sistem reservasi online lemah dan memiliki celah yang dapat dilihat oleh orang yang kurang bertanggung jawab seperti Hacker. Maka dapat menimbulkan masalah yang sangat besar. Karna hacker dapat dengan sengaja menghilangkan semua data-data customer yang telah melakukan pemesanan tiket melalui reservasionline.com sehingga dapat menimbulkan kerugian pada customer dan penyedia layanan reservasi online.

Salah satu contoh kurangnya sistem keamanan dalam web reservasionline.com adalah admin batavia airline mendeteksinya hacker yang mencoba untuk membobol sistem reservasi di web batavia airline yang diduga memanfaatkan sistem reservasionline.com sebagai jembatan untuk masuk kedalam sistem reservasi di web batavia airline.

Dengan adanya usaha pembobolan sistem reservasi di web batavia, maka admin reservasionline.com menyampaikan surat permohonan maaf yang dimuat dalam Blog resmi reservasionline.com kepada customer reservasionline.com bahwa sejak hari Selasa tanggal 11 Agustus 2009 jam 17.30 WIB, akses ke website batavia airline akan ditutup untuk sementara waktu.

Customer harus memiliki account pada bank untuk pembayaran secara online pada saat pemesanan tiket telah fix, sehingga tidak dapat membayar secara tunai.

Harus terhubung dengan jaringan internet untuk dapat memesan tiket secara online.

Keterbatasan maskapai penerbangan, karena tidak semua maskapai penerbangan bekerja sama dengan reservasionline.com

KELEBIHAN DARI SISTEM RESERVASI ONLINE

Sistem reservasi online ini hanya membutuhkan seperangkat komputer dan koneksi internet untuk terhubung kedalam sistem reservasi online yang menjadi penyelenggara sistem reservasi secara online seperti reservasionline.com dan juga harus memiliki rekening bank untuk melakukan pembayaran.

Sistem ini sangat cocok bagi anda yang ingin mencoba usaha dengan modal terbatas dan sistem ini juga memudahkan bagi anda yang tidak sempat pergi ke gerai pemesanan tiket pesawat untuk memesan atau membeli tiket pesawat.

Melalui reservasi secara online, anda dapat memesan tiket pesawat secara online dan realtime darimana saja dan kapan saja anda inginkan dan juga akan mendapatkan diskon 50% dari profit harga tiket. sehingga pemesanan secara online ini dapat mempersingkat waktu pembelian tiket dan menghemat biaya dengan adanya diskon.

Daftar pustaka
http://reservasionline.com/
http://reservasionline.wordpress.com/

Jumat, 01 Januari 2010